7 Tempat ibadah paling menakjubkan yang dibangun di atas awan

7 Tempat ibadah paling menakjubkan yang dibangun di atas awan

Ribuan tahun lalu, situs keagamaan atau tempat yang digunakan untuk ritual mistis biasanya dibangun di tanah yang tinggi. Biasanya tempat yang dipilih adalah pegunungan, karena tempat seperti itu dianggap paling dekat dengan tempat bersemayamnya para dewa.

Saat ini, demi alasan kepraktisan dan aksesibilitas sudah tak banyak lagi situs religi yang dibangun di atas gunung. Namun masih ada beberapa bangunan kuil, biara, atau gereja kuno di atas gunung yang masih bertahan hingga saat ini. Beberapa lagi sengaja dibangun di era modern dan menjadi daya tarik wisata bagi para traveler maupun peziarah.

Karena letaknya di puncak gunung atau bukit, tempat-tempat ibadah ini lantas tampak mengambang di atas awan. Pemandangan seperti ini tentunya menambah rasa takjub bagi siapa saja yang berkunjung.

1. Meteora

Meteora adalah sebentuk formasi batuan yang ada di Yunani. Tepatnya di tepi barat laut Dataran Thessalia, berdekatan dengan Kalambaka, Sungai Pineios, dan Pegunungan Pindus. Tebing menjulang serupa pilar ini merupakan tempat berdirinya salah satu kompleks biara Ortodoks Timur terpenting di negeri para dewa Olympus.

Dilansir Amusing Planet, kata Meteora berkaitan dengan meteor, berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘tergantung di udara’ atau ‘di atas langit’. Keenam biara yang berdiri di atasnya merupakan sebuah keindahan arsitektur yang menakjubkan untuk dipandang. Karena itulah situs tersebut sengaja dilestarikan dengan memasukkannya di dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.

2. Kuil Tao Gunung Tayun

Kuil Tao yang berada di Gunung Tayun termasuk salah satu situs religi paling terpencil sekaligus paling menakjubkan. Kuil mungil ini berdiri di atas lahan seluas 6 meter persegi di puncak tebing setinggi 1.664 meter.

Kuil Tao Gunung Tayun merupakan salah satu situs penting bagi aliran Taoisme. Letaknya di Chaiping, Provinsi Shaanxi dan sudah berdiri sejak tahun 1500-an.

Tayun diambil dari kata ta dan yun yang berarti pagoda awan. Pasalnya tempat ini memang tampak seperti berdiri di atas awan.

3. Kuil Siwa Tungnath

Tungnath adalah kuil Siwa tertinggi di dunia dan merupakan yang tertinggi dari lima kuil di Panch Kedar. Letaknya di pegunungan Tunganath, Distrik Rudraprayag, negara bagian Uttarakhand, India.

Tunganath yang berarti raja seluruh puncak gunung adalah pegunungan yang membentuk lembah sungai Mandakini dan Alaknanda. Terletak di ketinggian 3.680 meter dan tepat di bawah puncak Chandrashila.

Kuil ini diyakini berumur 5000 tahun dan menempati posisi ketiga dalam urutan kekuasaan di Panch Kedar. Kuil ini juga disebutkan dalam legenda Pandawa yang diceritakan di epos Mahabharata.

4. Pilar Katskhi

Pilar Katskhi adalah tebing kapur monolit yang terletak di desa Katskhi, wilayah barat Imereti, dekat kota Chiatura, Georgia. Tingginya sekitar 40 meter dan menghadap ke lembah sungai kecil Katskhura, makmur Q’virila.

Di puncak Pilar Katskhi berdiri salah satu situs religi dengan lokasi paling ekstrem. Adalah reruntuhan gereja berukuran 150 meter persegi yang dihormati oleh penduduk setempat sebagai Pilar Kehidupan dan simbol Salib Sejati.

Gereja yang sudah tinggal puing dianggap sebagai tempat keramat dan telah dikelilingi oleh legenda. Tempat itu tak terjamah oleh para peneliti sampai tahun 1944 dan baru mulai dipelajari dari 1999 hingga 2009.

5. Masjid Haci Hafiz Yusuf Yilmaz

Dilansir Steemit, Masjid Haci Hafiz Yusuf Yilmaz merupakan salah satu tempat ibadah kebanggaan umat Muslim di Turki. Masjid berdiri di puncak Gunung Kible dan dikelilingi pemandangan alam nan indah.

Haci Hafiz Yusuf Yilmaz diresmikan oleh Presiden Turki Erdogan pada tanggal 14 Agustus 2015. Desain masjid ini dirancang oleh Yusuf Yilmaz dengan meniru bangunan masjid bersejarah Semsi Ahmet Pasa di lingkungan Uskudar, Istanbul, Turki.

Bangunan masjid memiliki luas 275 meter persegi dan dilengkapi dengan kubah besar setinggi 13 meter serta menara gedung setinggi 27 meter.

6. Adams Peak

Dilansir All About Sri Lanka, Adam’s Peak atau juga disebut Samanala Kanda dan Sri Paada adalah gunung setinggi 2.243 meter yang terletak di Sri Lanka tengah. Menurut keyakinan Buddha, gunung itu menyimpan tapak kaki suci (Sri Paada) dari Sang Buddha.

Sebagai salah satu situs penting yang berkaitan dengan Sang Buddha, Adam’s Peak kerap dikunjungi para peziarah.Biasanya dirayakan pula musim Sri Paada yang dimulai dari hari unduwap selama enam bulan sampai hari Waisak poya.

Wilayah di sepanjang gunung adalah suaka margasatwa, menampung banyak spesies yang bervariasi mulai dari gajah hingga macan tutul, dan termasuk banyak spesies endemik.

7. Kapan Gumba

Dilansir DWIT News, Kathmandu, Nepal memiliki satu situs religi menakjubkan yang disebut Kapan Gumba. Letaknya di kawasan Kapan, pedesaan yang tengah bergerak dalam modernisasi urban.

Kapan Gumba adalah Biara Buddha Tibet yang terletak di atas bukit. Tempat ini adalah rumah bagi para biksu yang mengabdikan hidup meerka untuk mendekatkan diri kepada Sang Buddha.

Biara di puncak bukit ini merupakan salah satu destinasi wajib di Kapan. Pengunjung diizinkan masuk ke biara, menikmati keindahan tamannya, atau sekadar berbincang dengan para biawaran.

Itulah deretan tempat ibadah paling menakjubkan yang dibangun di atas awan. Apakah kamu mengetahui situs seperti ini di dekat tempat tinggalmu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *